ini cerita saya .
mata saya mengalah dan menutup
saat jarum jam bertaut agak jauh ,
panjang di antara satu dan dua .
pendek di enam .
kosong mimpi saya .
bahkan saya terlalu takut untuk bermimpi .
sempat juga cairan bening mengilap di pipi saya .
ah ,
ini hanya bagian dari emosi .
matahari sudah tampak .
bahkan ayamayam pun sudah lelah berkokok membangunkan .
saya tak sadar ,
pagi telah menjemput .
hei !
matahari sudah meninggi .
pusing saya ,
dan sialsial yang lain menghantui juga ...
masih ingin menangis ..
benteng yang saya buat tak kokoh lagi .
pesan sama sekali tak ada .
masih hening ...
mungkin saya yang tuli ?
masih saja saya sendiri .
mengerti semua ini ,
semoga saja saya dapat pahami .
sulit ,
saya tahu .
deringdering tak terdengar .
tidak untuk hari ini .
yaa ,
saya memang lemah .
tertekan dengan segalanya .
mungkin ,
emosi saya labil .
waktu masih membungkam saya .
mungkin hari ini belum juga waktunya ...
mata saya mengalah dan menutup
saat jarum jam bertaut agak jauh ,
panjang di antara satu dan dua .
pendek di enam .
kosong mimpi saya .
bahkan saya terlalu takut untuk bermimpi .
sempat juga cairan bening mengilap di pipi saya .
ah ,
ini hanya bagian dari emosi .
matahari sudah tampak .
bahkan ayamayam pun sudah lelah berkokok membangunkan .
saya tak sadar ,
pagi telah menjemput .
hei !
matahari sudah meninggi .
pusing saya ,
dan sialsial yang lain menghantui juga ...
masih ingin menangis ..
benteng yang saya buat tak kokoh lagi .
pesan sama sekali tak ada .
masih hening ...
mungkin saya yang tuli ?
masih saja saya sendiri .
mengerti semua ini ,
semoga saja saya dapat pahami .
sulit ,
saya tahu .
deringdering tak terdengar .
tidak untuk hari ini .
yaa ,
saya memang lemah .
tertekan dengan segalanya .
mungkin ,
emosi saya labil .
waktu masih membungkam saya .
mungkin hari ini belum juga waktunya ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar