ada undangan pesta datang ,
undangan itu ditujukan untuk saya .
sesaat hati ini gembira .
melonjaklonjak senang .
jarangjarang saya bisa ke pesta, begitu pikir saya .
aduh !
saya ingat !
mana pernah saya punya gaun pesta .
tentunya saya takk akn mempermalukan diri sndiri dengan menggunakan pakaian aneh bukan ?
saya pecahkan si patung ayam ,dan ceceran uang koin dan lembaran berhamburan bgtu saja .
saya ajak konselor gaun pesta untuk mencari gaun saya .
saya tunjuk satu gaun ungu mengilap di sudut sana ,
sang konselor bilang : KALAU KAU PAKAI AKAN SEPERTI JANDA , SAYANG
yaaa ,
mungkin benar .
saya cari lagi gaun yang lain .
ada satu !
kembali saya tunjuk gaun berwarna hijau panjang .
saya ajukan pada si konselor ,
sang konselor pun berkomentar : BADANMU KURUS SAYANG , NANTI KAU AKAN TERLIHAT SEPERTI RANTING !
kritik pedas ...
tapi saya tak menyerah ,
saya cari lagi .
ada lagi !
itu ada gaun putih ,
selutut panjangnya .
saya pilih ini saja !
si konselor mengkritik : ITU SANGAT TIDAK COCOK DENGANMU ! BAHU YANG TERBUKA AKAN MEMBUATMU TERLIHAT KURUS SAYANG .
ah , capek saya .
semua pilihan saya salah .
tapi ada satu lagi .
gaun hitam ,dengan bagian bahu tertutup , selutut panjangnya , anggun ..l
agilagi sang konselor berceloteh : BAGIAN DADANYA TERLALU TURUN SAYANG !
(arghh!!!)
saya pergi saja ,
saya tinggalkan si konselor itu .
konselor PAYAH !
mungkin saya tak bisa memakai pakaian sempurna .
biar saja saya pakai baju lama milik sendiri .
walaupun jelek , tapi beginilah adanya saya ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar