egoisku ,
sangat ingin aku harapkan setiap detik yang aku punya
kuhabiskan bersama dia .
egoisku ,
sangat ingin aku bertemu dia ,
memeluknya sesuka hatiku .
karena dia hanya milikku .
benar begitu kan ?
egoisku ,
harapan yang aku punya ,
aku bisa menangis dipeluknya ,
belaian tangannya di rambutku akan menenangkanku ,
saat aku merasa sakit , sedih , dan terjatuh .
egoisku ,
aku ingin tawaku tidak terdengar bergaung ,
karena aku tertawa sendiri .
aku senang melihat tawanya ,
terlebih jika ia tertawa senang karena hadirku .
egoisku ,
aku tak ingin peduli dengan sekitar .
ingin rasanya merasakan 1jam untuk memiliki duniaku sendiri dengannya .
egoisku ,
aku tak ingin ada gangguan sekecil apapun saat aku melepas rindu dengannya
berkata aku sayang kamu dengan bebasnya .
ekspresif dalam mengungkapkan rasa sayang ,
rindu ..
yang tak sempat tereksplor setiap saat .
egiosku ,
aku benci sendiri .
aku tak suka menghilangkan menitmenit hanya seorang diri .
yang tibatiba sudah berganti hari .
tertawa sendiri untuk suatu kebahagiaan ,
menangis sendiri untuk sebuah kesedihan .
aku benci itu .
egoisku ,
aku benci jika waktuku bersamanya cepat berlalu .
kebahagiaanku hilang sempurna .
egoisku ,
seperempat waktu yang aku punya kuhabiskan bersama dia .
hanya dengan dia .
tapi kupikir itu terlalu muluk .
egoisku ,
ingin rasanya menggenggam tangannya erat ,
tak terlepas .
tapi aku takut ,
genggaman yang terlalu kencang membuat ia tak nyaman .
dan aku tak ingin itu terjadi .
egoisku ,
selalu saja aku pikirkan diriku sendiri .
dia bagaimana ?
apa dia setuju ?
aku berharap begitu ..
begitulah kirakira pikiran egois manusia ,
wanita subjek utamanya .
untukmu ,
maaf kuajukan hanya untukmu ,
karena akulah salah satu manusia egois itu .
tenang saja .
ini hanya tulisan ,
bukan surat permintaan untukmu .
apa yang kutulis hanya sekedar ungkapan hati .
tak akan aku ungkapkan secara realita .
sehingga semua tak akan menjadi buruk adanya :)
Selasa, 30 Juni 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar